“Pan Rona Bandung adalah ajakan untuk mengenal kota ini lebih dalam melalui budaya, sejarah, gaya hidup, dan kreativitas warganya,” ujar Adi.
Adi menjelaskan, proses seleksi berlangsung selama hampir tiga bulan, dimulai dari administrasi, pembekalan, hingga masa karantina di berbagai lokasi seperti Telkom Corporate University, Bandung Rakuten Hub, dan Harris Hotel.
“Kami tidak hanya mencari sosok yang menarik, tapi juga yang cerdas, komunikatif, dan punya semangat untuk mempromosikan Bandung ke dunia luar,” ujarnya.
Sebanyak 20 finalis (10 pasang) berusia 17–24 tahun bersaing dalam berbagai kategori penilaian, meliputi wawasan budaya, kemampuan komunikasi, pengetahuan pariwisata, hingga kepedulian sosial.
Berikut Hasil Lengkap Grand Final Mojang Jajaka Kota Bandung 2025
1. Kameumeut (Terfavorit):
* Jajaka: Muhammad Mifftah Fauzan
* Mojang: Raisa Putri Amara
2. Parigel Unjuk Kabisa (Berbakat):
* Jajaka: Sivan Ijio
* Mojang: Raisa Putri Amara
3. Mimitran (Persahabatan):
* Jajaka: Muhammad Akbar Al-Raffi
* Mojang: Khalisa Nashwa Widyaning
4. Wakil 2:
* Jajaka: Ferly Restu Bumi
* Mojang: Kayla Ashifah
5. Wakil 1:
* Jajaka: Rizki Fadilah Ramadhan
* Mojang: Keysha Nathaniella Ariezha
6. Juara Utama (Pinilih):
* Jajaka: Muhammad Mifftah Fauzan
* Mojang: Assyifa Shandi Gunawan
Dalam penutupannya, Kadisbudpar menegaskan bahwa para pemenang tidak hanya menjadi simbol prestasi, tetapi juga mitra strategis Pemerintah Kota Bandung dalam promosi kebudayaan dan pariwisata.
“Mereka akan menjadi agent of change, membawa semangat payus tangtunganana, montekar mikirna, partentan basana, perceka loba kabisa artinya berpengetahuan, cerdas, santun, dan kreatif,” ujar Adi.
Malam Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka 2025 pun ditutup dengan sorotan cahaya, sorak tepuk tangan, dan kebanggaan luar biasa menandai lahirnya generasi muda Bandung yang siap menjaga dan memancarkan pesona budaya Sunda ke dunia.
Assyifa dan Fauzan Terpilih Menjadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2025






