Assyifa dan Fauzan Terpilih Menjadi Mojang Jajaka Kota Bandung 2025

oleh -244 Dilihat



“Bandung tidak bisa berjalan sendiri. Keberhasilan acara ini adalah hasil kolaborasi banyak pihak pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan generasi muda,” tambahnya.

Farhan menyebut Oktober sebagai bulan kebangkitan kebudayaan di Kota Bandung, dengan beragam kegiatan seni dan musik digelar hampir setiap pekan.

“Dari hardcore metal di Ujungberung, jazz di tengah kota, hingga malam ini Pasanggiri Mojang Jajaka semua menggambarkan Bandung sebagai kota budaya yang hidup dan berwarna,” ucapnya.

Menurutnya, semangat ini sejalan dengan identitas Bandung sebagai “The Capital of Asia and Africa”, tempat bertemunya berbagai budaya dunia.

“Kita ingin anak muda Bandung menjadi duta yang mampu menampilkan pesona lokal dengan gaya global,” tegas Farhan.

Sementara itu, Kadisbudpar Kota Bandung Adi Junjunan Mustafa menjelaskan, Pasanggiri Mojang Jajaka 2025 mengusung tema “Pan Rona Bandung”, dari kata pancar (memancar) dan rona (warna).

Tema ini menggambarkan keindahan serta keberagaman Kota Bandung yang memancarkan pesona dari setiap aspeknya.

Baca Juga  Wakil Wali Kota Bandung, Erwin Berikan Motivasi Inspiratif Kepada Mahasiswa Universitas Sangga Buana Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *