Tebingtinggi,Sosioinfo.Com-Di tengahnya kekosongan pimpinan Direktur PDAM Tirta Bulian Kota Tebing Tinggi, menjadi polemik dimasyrakat dan terbitnya dipemberitaan media online yang mencengangkan beberapa wartawan,pasalnya beberapa kalangan okmun karyawan PDAM mengatakan’ mantan PLT Direktur PDAM Hadi Sucipto tidak bisa dipegang ucapannya sesuai janji -janji sebelumnya . Kamis, (16/12/25)
Dalam beberapa bulan belakangan ini beliau diangkat menjadi PLT Direktur Tirta Bulian ,beliau pernah mengatakan dan berjanji akan melakukan pemangkasan biaya pengeluaran keuangan PDAM, yang terdiri dari ,penurunan biaya Danrep sebesar 50 %,
penghapusan biaya sewa mobil,penghapusan biaya sewa rumah dinas,dan penurunan biaya asuransi Direktur sebesar 50% .hingga masa PLT Direktur PDAM Tebingtinggi berakhir tidak ada satu pun di tetapi janji janji nya.
Manisnya ucapan Hadi Sucipto seakan membuat kami (karyawan PDAM ) merasa kagum pada beliau , saya berpikir bahwa Hadi Sucipto memang benar benar pekerja keras yang Ingin memajukan PDAM Tirta Bulian Kota TebingTinggi,sehingga rela menghilangkan apa yang menjadi haknya.
Namun pada kenyataannya itu hanyalah janji manis pada kami (karyawan PDAM) untuk menarik simpati saja . Ternyata ke empat poin tersebut masih diterimanya,dan tanpa ada pengurangan sama sekali dengan situasi ini , kalaupun dia menjabat kembali, saya sudah tak percaya lagi kepadanya, ucap seorang karyawan PDAM pada awak media 16/12/ 25,yang enggan di sebut namanya .
Sementara itu ,Sahlan dari LSM DPD Lira Tebing Tinggi , yang selama ini selalu memantau kinerja PDAM saat di temui awak media mengatakan, dirinya tidak terkejut kalau Hadi Sucipto Selaku PLT Direktur PDAM Tirta Bulian Kota Tebingtinggi, hanya membohongi karyawannya dengan janji- janji palsu semata, ucapnya.
Lebih lanjut,Saya sendiri pernah di bohongi, di minta untuk menunggu di kantor PDAM beliau janjinya sebentar,dengan alasan akan keluar untuk mengambil STNK mobil.
Pada saat akan di konfirmasi Tim wartawan terkait pengolah air PDAM yang di salurkan ke masyarakat tidak menggunakan Kimia pembunuh kuman. Namun tak kunjung datang kembali hingga saya dan tim meninggalkan kantor PDAM, hingga tutup kantor.
Kami juga Dari DPD Lira Tebing tinggi Sudah membuat laporan Ke APH, terkait buruknya kinerja PLT Direktur PDAM beberapa waktu yang lalu, yang mendistribusikan air tidak layak untuk di konsumsi masyarakat. Karena itu laporan Kami terkait dengan pelanggaran Undang undang Perlindungan Konsumen. Ya kita tunggu saja perkembangan nya sampai di mana, ujar Sahlan .
Hadi Sucipto, tidak memberikan keterangan resmi saat di konfirmasi wartawan , melalui whatsapp, hingga berita ini di muat .






